Selasa, 13 Juli 2010

Takdir Allah itu Indah pada Waktunya

Alhamdulillahirabil'alamin....

Allah selalu berikan yang terbaik buat hamba2-Nya.... meskipun terlalu sering hamba-Nya tersebut menangisi bahkan berlarut-larut dalam keterpurukan karena apa yang diharapkannya pupus... Bahkan terkadang hamba-Mu menyalahkan atas takdir yang tlah diberikan untuknya. Namun sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui akan apa yang terbaik untuk hamba-Mu tersebut.

Engkau berikan apa yang hamba butuhkan, bukan yang hamba inginkan... karena Engkau lebih tahu apa yang baik buat hamba...

Sekilas ucapan penyesalan dan juga syukur atas segala limpahan Allah SWT yang amat luar biasa. Yapz.... munculnya sebuah kejadian pasti diawali dengan sebab.... begitu juga dengan kata2 yang tertulis ini... ada penyebab yang mengakibatkan aku menulis semua ini.....

Sekedar sebagai pelampiasan apa yang kurasakan... yang sebisa mungkin ku ungkapkan melalui kata demi kata ini.... "Patah Hati" yapz.. sebagian besar orang pasti pernah merasakan penyakit tersebut. Begitupula diriku yang merupakan manusia biasa ini.

Semua ni berawal saat aku masih berada di bangku kelas XII (Kelas 3 SMA), tepatnya masa-masa menjelang Ujian Nasional dan saat itu posisiku masih berharap kepada seseorang yang pernah mengisi hatiku juga (Sang Mantan maksudnyo...:D). Nah..... tiba2 malem2 jam 12an lah.... ada yang miscall privateNumber (kebiasaan orang iseng, sukanya ndelik2), because karena aku blom terlelap, tak angkat dah tu telp..... dan ow ow ow.... ternyata suara Cowok nich.....

waktu terus berlalu, tuh cowok ngedrel (bahasa orang jawa buat anak kecil yang terus2an meminta sesuatu) ngajakin ketemuan.... And akhirnya disepakati hari Senin klo g salah, sepulang sekolah di pinggir jalan Magelang. Tapi alhasil, aq saat itu yang baru ja latihan Ujian Matematika, Pusshiiing byangetttt.... pas ngerjain malah di ganggu dg sms dan MissCall dari tu orang pula... bikin mangkel aja nich orang... akhirnya aku batalkan perjanjian pertemuan yang tinggal menunggu jam tersebut..... Tak peduli mau marahlah ato apa.... yang pasti dia udah ganggu konsentrasiku.... Lagi pula hatiku tak tentram buat ketemuan.... hehehe.... (maklum, belom pernah ketemuan ma cowok jew... jadi ya serba ragu2 gt dech)

Hari berganti Hari, Bulan pun berganti Bulan bahkan Tahun pun ikut berganti..... Dia masih saja pengen ketemu... namun sayang, selalu saja gagal (mungkin emang Allah belom meridhoi tuk bertemu, atau mungkin emang sebaiknya g ketemu kali yaw?? :D) Dan akhirnya diapun pergi ke pulau Kalimantan.... sesampainya dia di Kalimantan tak pernah ada kabar dari dirinya, no ponselnya pun tak jua aktiv... akhirnya akupun mengikhlaskannya pergi... (lagian belom pernah jumpa pula) Tambah Ikhlas aja dah...... hehehe....

Namun pada suatu hari, ada sebuah kabar dari Mbak sepupuq (yang jaga warnet, dan kebetulan aku juga menjadi karyawan di warnet tersebut), dia sms aku "mau koe digoleki cowok cah We**P**g.... jare jenenge Z**u*r, mau meh njaluk no.mu tapi a tak wei.. dia ninggal no ki......." masih amat sangat jelas sekali ingatanku akan orang tersebut.... ya... Dia telah kembali. Langsung dengan sigap aku sms number tersebut. Dan Owh..... Dia kembali pulang.... dan ternyata masih ingat dengan diriku.

Oh senangnya hatiku... Kita pun kembali merencanakan tuk bertemu, meskipun statusnya telah berpacaran... but, tak apalah... toh setidaknya bisa buat nambah2 temend... (dan kenyataannya emang gt). Akhirnya kali ni terwujud, ketemuan di warnet t4 aq jaga, meskipun amat sangat tidak mengenakkan karena aku pas banyak kerjaan dan dia pun terabaikan.... (aduh... kecian... :(..)

Next..... g usah details banget ya??? kelamaan.... dah agak lupa juga..... intinya hubungan kita semakin dekat, bahkan aku dah amat dekat dengan ortu juga adeknya dan begitupula dia, dah kenal ortuq juga.... Bahkan kita saling tolong menolong dalam materi....

Namun sayang seribu sayang.... kita tak dapat menjalin sebuah ikatan... (owh... so sad...)

why??? Because ternyata dia tak mencintai aku melainkan dia menyayangiku.... Aku nangis senangis nangisnya,,,, bahkan aku jutekin dia sejutek juteknya pula.....

Tapi..... apa hasilnya??? semua itu tak bisa membuatnya kembali, aku telah melakukan sebuah kemubadziran... rugi aku membuang2 tenaga dll, jika kenyataannya tak berbuah apa2....

Aku kecewa karena tak bisa mendapatkannya, seseorang yang baik, yang mengerti pekerjaan rumah tangga, yang tau bagaimana cara bermasyarakat, dan yang pasti dia yang romantis..... padahal aku telah berkorban demi dia, materi pun tak kenal batas... dan aku terlanjur berharap dapat bersama dia, (terlalu berangan-angan dan akhirnya pupus di tengah jalan) but dibalik kebaikan-kebaikan itu ada pula keburukannya bahkan amat buruk menurutku.

Yupz... keburukan itu aku dapatkan saat suatu hari, adeknya maen bersamaku dan dia bawa HPnya orang tersebut, dan aku membuka apa yang menjadi privasinya..... (maaf yaw??? aku tau ni salah... tp aku bersyukur telah melakukan kesalahan ini...)

Inilah yang dimaksud dengan Takdir Allah indah pada Waktunya.... saat kita bisa menerima apa yang telah ditakdirkan kepada diri kita dan saat kita bisa mengambil Hikmah dari semua yang terjadi baik pada diri kita maupun yang terjadi di sekeliling kita.

Mengikhlaskan itu memang berat, namun bukan berarti kita tidak bisa tuk Ikhlas...

Selasa, 29 Juni 2010

Lagi dan Lagi

astaghfirullahal'adzim.... pikiran buruk ini kenapa sering kali menghampiriku.... aku sering kali merasa dia hanya memanfaatkan diriku saja....

ya Allah ampuni hambamu ini...

aku merasa begitu banyak keburukan yang telah aku perbuat semenjak dekat dengan dia... aku tau ini salah... tapi aku belum memiliki keberanian untuk memperbaikinya.... aku ingin cepat terjauhkan dari kehidupan dia....

karna mungkin itulah yang terbaik... meskipun mungkin berat tuk menjauh darinya....